Lama sudah ku menanggung rindu…
Pada alam yang membisu…
Pada sinar mentari yang menari…
Disuatu hari, di tengah sejuknya Negeri Batu itu, kulihat bebatuan menebar senyuman
Berwarna kelam nan tenang di tengahnya alam….
Bebatuan itu tetap membisu, ketika kata-kata kuteriakkan
Bebatuan itu tetap acuh, ketika ku sapa dengan lembut – sayang
Dalam kebisuannya dia bersujud, ku tahu, si Batu sedang terbuai dengan sembahyangnya..
Memuja sang Pencipta warna-warna cokelatnya, memuji tekstur kasar yang menyelimuti tubuhnya..
Doa sang Batu….
Membuatku pun sejenak diam..
Dan terucap kata syukur..
Akan semua anugerah dan kebahagiaan yang selalu kuterima..
Ku bahagia..
Ku gembira..
Karena Tuhan kan selalu disampingku….tersenyum memandangi sang Batu yang khusyuk menunduk…
Photo : m riza perdana kusuma
Untuk ‘HK RIUH RENDAH’







